Review Ghost Fleet
Author : P.W Singer, August Cole
ISBN : 978-602-441-076-6
Penerbit : Mizan Pustaka, PT
Jenis Cover : Soft Cover
Kategori : Action, techno, thriller
Jumlah hal : 544
“Peter Singer dan August Cole menyajikan kemungkinan mengerikan tentang perang yang bisa saja terjadi di masa depan, Blueprint mengejutkan tentang perang di masa depan, karena itu perlu dibaca sekarang!” Laksamana James Stavridis, USN (Ret) ; Komandan Sekutu Tertinggi NATO 2009-13
Ulasan
Ghost Fleet menawarkan kisah action techno thriller yang cepat, setiap bab nya akan berpindah-pindah tempat dan menggambarkan teknologi perang dengan sangat detail, terkadang mengingatkan saya akan novel-novelnya Frederick Forsyth.
Dunia masih terbagi dua, kali ini fokus pada pertempuran antara Amerika Serikat vs China - Rusia, dan di masa depan perang sudah bukan di tiga matra lagi, tetapi (bisa) empat yaitu udara, darat, laut, dan ruang angkasa. Stasiun di luar bumi tersebut juga mulai dipersenjatai diam-diam dan bisa saling serang antar satelit.
Baiklah, buku ini sebenarnya lebih mirip non fiksi karena sangat realistis, rumusan novel yang biasanya teatrikal ala drama turgi tidak terlalu nampak, namun tetap akan menghibur kalian bak menonton film-film aksi semacam Black Hawk Down atau Lone Survivor.
Ghost Fleet bisa memberikan gambaran tentang perang yang mungkin bisa saja muncul dari segala arah di masa depan, mulai dari siber, hacker, jasa pembunuh bayaran, hingga perang konvensional adu alutsista dan perang nuklir.
Buku yang kaya dan informatif, cocok untuk praktisi militer, intelijen, dosen maupun sipil.
Saya beri 3,9/5 bintang. Still worth it dengan tingkat kefokusan membaca yang tinggi.
Author : P.W Singer, August Cole
ISBN : 978-602-441-076-6
Penerbit : Mizan Pustaka, PT
Jenis Cover : Soft Cover
Kategori : Action, techno, thriller
Jumlah hal : 544
“Peter Singer dan August Cole menyajikan kemungkinan mengerikan tentang perang yang bisa saja terjadi di masa depan, Blueprint mengejutkan tentang perang di masa depan, karena itu perlu dibaca sekarang!” Laksamana James Stavridis, USN (Ret) ; Komandan Sekutu Tertinggi NATO 2009-13
Ulasan
Ghost Fleet menawarkan kisah action techno thriller yang cepat, setiap bab nya akan berpindah-pindah tempat dan menggambarkan teknologi perang dengan sangat detail, terkadang mengingatkan saya akan novel-novelnya Frederick Forsyth.
Dunia masih terbagi dua, kali ini fokus pada pertempuran antara Amerika Serikat vs China - Rusia, dan di masa depan perang sudah bukan di tiga matra lagi, tetapi (bisa) empat yaitu udara, darat, laut, dan ruang angkasa. Stasiun di luar bumi tersebut juga mulai dipersenjatai diam-diam dan bisa saling serang antar satelit.
Baiklah, buku ini sebenarnya lebih mirip non fiksi karena sangat realistis, rumusan novel yang biasanya teatrikal ala drama turgi tidak terlalu nampak, namun tetap akan menghibur kalian bak menonton film-film aksi semacam Black Hawk Down atau Lone Survivor.
Ghost Fleet bisa memberikan gambaran tentang perang yang mungkin bisa saja muncul dari segala arah di masa depan, mulai dari siber, hacker, jasa pembunuh bayaran, hingga perang konvensional adu alutsista dan perang nuklir.
Buku yang kaya dan informatif, cocok untuk praktisi militer, intelijen, dosen maupun sipil.
Saya beri 3,9/5 bintang. Still worth it dengan tingkat kefokusan membaca yang tinggi.

Sip!
BalasHapusThanks
Hapus