The President is Missing by Bill Clinton & James Patterson
Nuansa yang disajikan begitu cepat, sedikit mengingatkan saya akan Digital Fortress nya Dan Brown, yang muatan utamanya perang siber-terorisme dan berkejaran dengan waktu (save the world). Aroma politik di lingkaran dalam sang POTUS (sebutan lain presiden AS) jelas sangat kentara. Menggunakan old formula dalam thriller tapi tetap efektif. Puzzle yang terpotong-potong hingga terungkap perlahan adalah cirinya.
Penggambaran dunia Hollywood terhadap sosok karakter presiden yang biasanya terima beres, dilindungi kemana-mana dengan segala keribetannya, atau wajah pucat saat harus disuruh nurut saja oleh secret service yang coba mengamankannya, hilang sudah stereotip itu di buku ini. Sang presiden ibarat pejabat pelaksana yang memang ikut banyak andil untuk ajag ijig ke sana kemari.
Ia menjadi pemimpin untuk semuanya, dan saya agak surprise bahwa unsur CIA yang biasanya jadi bumper untuk kisah semacam ini tidak terlalu nampak.
Buku ini mengajarkan kalau Presiden negara super power macam AS pun hanyalah manusia biasa, yang khawatir akan kesejahteraan rakyatnya akan ketersediaan air bersih, listrik, ancaman nuklir hingga ocehan orang-orang senat yang kadang selalu masuk ke kekuping dan hatinya.
Mungkin saja penggambaran karakter presiden Duncan dibuat oleh Bill Clinton dan Plotnya oleh James Patterson, yah siapa yang tahu? Tapi yang jelas nuansa pemikiran liberal ala Demokrat (Partainya Clinton di dunia nyata) sangat kental terasa.
Coba kalau orang republik yang bikin, mana ada teroris bisa duduk bareng presiden.
I Give 3,5/5 star. Rekomendasi untuk penyuka genre thriller yang cepat.
#thepresidentismissing, #billclinton, #jamespatterson, #bookstagram , #bookworm , #bookish , #bookquotes , #thrillerbooks, #finnreview
Nuansa yang disajikan begitu cepat, sedikit mengingatkan saya akan Digital Fortress nya Dan Brown, yang muatan utamanya perang siber-terorisme dan berkejaran dengan waktu (save the world). Aroma politik di lingkaran dalam sang POTUS (sebutan lain presiden AS) jelas sangat kentara. Menggunakan old formula dalam thriller tapi tetap efektif. Puzzle yang terpotong-potong hingga terungkap perlahan adalah cirinya.
Penggambaran dunia Hollywood terhadap sosok karakter presiden yang biasanya terima beres, dilindungi kemana-mana dengan segala keribetannya, atau wajah pucat saat harus disuruh nurut saja oleh secret service yang coba mengamankannya, hilang sudah stereotip itu di buku ini. Sang presiden ibarat pejabat pelaksana yang memang ikut banyak andil untuk ajag ijig ke sana kemari.
Ia menjadi pemimpin untuk semuanya, dan saya agak surprise bahwa unsur CIA yang biasanya jadi bumper untuk kisah semacam ini tidak terlalu nampak.
Buku ini mengajarkan kalau Presiden negara super power macam AS pun hanyalah manusia biasa, yang khawatir akan kesejahteraan rakyatnya akan ketersediaan air bersih, listrik, ancaman nuklir hingga ocehan orang-orang senat yang kadang selalu masuk ke kekuping dan hatinya.
Mungkin saja penggambaran karakter presiden Duncan dibuat oleh Bill Clinton dan Plotnya oleh James Patterson, yah siapa yang tahu? Tapi yang jelas nuansa pemikiran liberal ala Demokrat (Partainya Clinton di dunia nyata) sangat kental terasa.
Coba kalau orang republik yang bikin, mana ada teroris bisa duduk bareng presiden.
I Give 3,5/5 star. Rekomendasi untuk penyuka genre thriller yang cepat.
#thepresidentismissing, #billclinton, #jamespatterson, #bookstagram , #bookworm , #bookish , #bookquotes , #thrillerbooks, #finnreview

Komentar
Posting Komentar