Review / Sinopsis The Tourist
Saat saya ke toko buku dan kebetulan sedang ingin sekali membaca serial Intelijen, ketemulah The Nearest Exit karangan Olen Steinhauer yang ternyata buku ke dua dari Milo Weaver Trilogy, dengan urutan The Tourist, The Nearest Exit, & An American Spy (belum rilis bahasa Indonesia), karena sudah dibeli, yasudah baca dulu saja buku serial keduanya.
Saat membaca memang banyak yang enggak "ngeh", dan usai membaca buku ke duanya, saya langsung membeli buku pertamanya yang berjudul The Tourist ini, dan barulah saya "ngeh" apa maksudnya.
The Tourist ( tidak ada hubungannya dengan film The Tourist-nya Angelina Jolie & Johnny Deep) banyak mengumbar kisah seorang mantan agen rahasia CIA Milo Weaver, Tourist adalah program rahasia milik CIA, mereka adalah sekumpulan pasukan pembunuh yang disebar keseluruh dunia, mirip "The Asset" dalam Bourne. Kehidupan yang penuh dengan paspor, nama alias, dari hotel ke hotel, negara ke negara.
Milo memiliki seorang istri Tina dan anak angkat bernama Stephanie, mereka bertemu dalam baku tembak di Venice pada 2001, enam tahun kemudian Milo memutuskan pensiun dari CIA lalu tiba2 muncul mantan buronannya di masa lalu dengan kodenama : Harimau alias Sam Roth yang tertangkap oleh pihak berwajib, dari Sang Harimaulah ternyata diketahui intrik pengkhianatan yang dilakukan oleh Tom Grainger, atasan Milo, berbarengan dengan pembunuhan yang terlihat seperti bunuh diri Angela Yates, agen Intelijen yang merupakan partner Milo di masa lalu dan Milo lah yang jadi tersangka pada akhirnya.
Usai mengkriminalkan Grainger dan melengserkan jabatannya, Bos baru Turis, Terence Fitzhugh menciptakan permainan mematikan saling bunuh sesama Turis, salah satu agen terbaiknya, Tripplehorn alias Jan Klausner yang muncul tiba2 untuk membunuh Milo dan Grainger di residen Grainger. Milo selamat, upaya melarikan diri dari konspirasi tersebut pun dilakukan.
Ada hal-hal yang saya cermati mengenai gaya penulisan Olen Steinhauer berdasarkan dua bukunya, adegan Milo telanjang, adegan Milo disiksa secara fisik, wanita lesbian atau disebut seperti lesbian seperti tokoh Angela Yates & Janet Simmons agen khusus Homeland Security, apakah ini murni riset atau orientasi seksual penulis yang seperti itu tidak diketahui.
Gaya bercerita drama yang naik turun dan penuh dengan dialog-dialog panjang dan plot yang non linier menjadi ciri khas lain, kalau mau bersabar kita akan menemukan keasyikan tersendiri dalam petualangan Milo Weaver di dalamnya.
My Rate 7,9/10
Saat saya ke toko buku dan kebetulan sedang ingin sekali membaca serial Intelijen, ketemulah The Nearest Exit karangan Olen Steinhauer yang ternyata buku ke dua dari Milo Weaver Trilogy, dengan urutan The Tourist, The Nearest Exit, & An American Spy (belum rilis bahasa Indonesia), karena sudah dibeli, yasudah baca dulu saja buku serial keduanya.
Saat membaca memang banyak yang enggak "ngeh", dan usai membaca buku ke duanya, saya langsung membeli buku pertamanya yang berjudul The Tourist ini, dan barulah saya "ngeh" apa maksudnya.
The Tourist ( tidak ada hubungannya dengan film The Tourist-nya Angelina Jolie & Johnny Deep) banyak mengumbar kisah seorang mantan agen rahasia CIA Milo Weaver, Tourist adalah program rahasia milik CIA, mereka adalah sekumpulan pasukan pembunuh yang disebar keseluruh dunia, mirip "The Asset" dalam Bourne. Kehidupan yang penuh dengan paspor, nama alias, dari hotel ke hotel, negara ke negara.
Milo memiliki seorang istri Tina dan anak angkat bernama Stephanie, mereka bertemu dalam baku tembak di Venice pada 2001, enam tahun kemudian Milo memutuskan pensiun dari CIA lalu tiba2 muncul mantan buronannya di masa lalu dengan kodenama : Harimau alias Sam Roth yang tertangkap oleh pihak berwajib, dari Sang Harimaulah ternyata diketahui intrik pengkhianatan yang dilakukan oleh Tom Grainger, atasan Milo, berbarengan dengan pembunuhan yang terlihat seperti bunuh diri Angela Yates, agen Intelijen yang merupakan partner Milo di masa lalu dan Milo lah yang jadi tersangka pada akhirnya.
Usai mengkriminalkan Grainger dan melengserkan jabatannya, Bos baru Turis, Terence Fitzhugh menciptakan permainan mematikan saling bunuh sesama Turis, salah satu agen terbaiknya, Tripplehorn alias Jan Klausner yang muncul tiba2 untuk membunuh Milo dan Grainger di residen Grainger. Milo selamat, upaya melarikan diri dari konspirasi tersebut pun dilakukan.
Ada hal-hal yang saya cermati mengenai gaya penulisan Olen Steinhauer berdasarkan dua bukunya, adegan Milo telanjang, adegan Milo disiksa secara fisik, wanita lesbian atau disebut seperti lesbian seperti tokoh Angela Yates & Janet Simmons agen khusus Homeland Security, apakah ini murni riset atau orientasi seksual penulis yang seperti itu tidak diketahui.
Gaya bercerita drama yang naik turun dan penuh dengan dialog-dialog panjang dan plot yang non linier menjadi ciri khas lain, kalau mau bersabar kita akan menemukan keasyikan tersendiri dalam petualangan Milo Weaver di dalamnya.
My Rate 7,9/10

Komentar
Posting Komentar