Langsung ke konten utama

Resensi Novel Rogue Lawyer (John Grisham)

Sinopsis Rogue Lawyer

Penulis : John Grisham
Editor : Rini Nurul Badariah
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2015 (AS), 2017 (Indonesia)
Harga : 100k

#resensi, #review, #sinopsis

Nama saya Sebastian Rudd, hidup dalam apartemen anti peluru, kadang harus tidur dalam mobil van yang dibuat nyaman, penuh dengan senjata, kaca anti peluru, dan bourbon adalah minuman kesukaannya.

Novel ini adalah Legal Thriller yang ditulis dengan gaya bahasa provokatif dan cepat, mungkin seperti dirinya yang lain dari Grisham semasa ia aktif menjadi pengacara.

Novel terkenal dari Grisham yang pernah difilmkan antara lain, A Time to Kill & Pelican Brief. Pada tahun 2017 ini ia mengeluarkan novel yang lebih ke thriller/suspense (lawyerless) berjudul Camino Island.

Di negara sebesar AS yang menggunakan sistem juri dalam mengambil keputusan ini, ternyata masih banyak cara-cara penyelesaian hukum dengan cara "main belakang".



Konten selanjutnya yang saya tulis mungkin akan mengandung Spoiler, dont read too much ya kalau berminat beli bukunya. Hehe.

Rudd adalah seorang pengacara tanpa koneksi dengan asosiasi manapun, ia tidak punya teman, memiliki seorang pengawal bernama Partner. Rudd bercerai dengan istrinya bernama Judith dan memiliki seorang anak berusia 7 tahun bernama Stratcher.

Setiap bulannya, Rudd punya jatah minum dua gelas bersama Judith yang sudah punya pasangan kembali seorang lesbian bernama Ava, dan jatah 36 jam untuk bertemu anaknya.

Insiden perkelahian Stratcher (sang anak) di sekolah di bebankan tanggung jawabnya kepada Rudd oleh Judith karena ia telah mengajak sang anak ke acara tarung bebas tanpa sepengetahuan nya.

Rudd pun akhirnya berkenalan dengan guru sekolah Stratcher yang seksi bernama Naomi Tarrant, usai ajakan ke lima kalinya untuk minum di tolak akhirnya Rudd berhasil menidurinya.

Novel ini lebih berupa kumpulan kasus yang mana ada yang sekali jalan (per bagian) selesai, ada juga yang masih berlanjut di antara selingan kasus lainnya.

Bagian pertama di buka dengan kasus, seorang anak metal berambut gondrong yang di tuduh melakukan pembunuhan terhadap dua remaja putri. Rudd harus membuktikan bahwa bocah metal itu tidak bersalah, dengan bantuan Tadeo (petarung bebas yang juga teman Rudd dan akhirnya di bab selanjutnya ia terkena kasus hukum) , Rudd mencari tahu pelaku sebenarnya.

Glock 19 adalah senjatanya yang selalu ia kepit dengan holster di dekat ketiaknya. Di masa lalu mobil van miliknya pernah di bom, lalu terlibat perkelahian dengan anak buah Link Scanlon (mafia paling berbahaya dengan ancaman hukuman mati) dan Partner adalah pengawalnya yang berhasil memukul balik mereka, namun konsekuensi serangan balasan harus diterima dikemudian hari.

Kasus penculikan Jilliana Kempft menjadi kasus yang tak terpecahkan selanjutnya, sehingga si Rudd ini malah di ajak main teka-teki yang penuh kebohongan oleh calon kliennya yang akan dikenakan tuduhan pembunuhan Jilliana Kempft.

Sebelumnya Rudd berhasil memenangkan perkara seorang tentara tua yang rumahnya salah grebeg oleh tim SWAT, dalam penggerebekan itu, si kakek kehilangan istrinya usai ditembak tujuh kali oleh SWAT. Tuntutan US$ 1 juta pun diajukan plus pemecatan ke 8 anggota tim SWAT.

Kelebihan novel ini.

Gaya bahasa yang sarkas, cepat, dan skeptis, serta pemilihan diksi yang tepat. Grisham tidak main aman, dan ceplas ceplosnya membuat cerita menjadi menarik.

Memiliki alur ketegangan di setiap babnya, jalan cerita tidak selalu serta merta perdebatan di ruang sidang serta selingan kehidupan pribadi Rudd yang penuh liku.

Partner, pengawalnya menjadi tokoh yang kurang tersentuh sehingga membuat pembaca penasaran siapa tokoh tersebut.

Seorang anti hero yang gak perlu jadi hero dan Grisham selaku penulis berusaha untuk tetap mempertahankan karakter Rudd seperti itu.

Kekurangan novel ini.

Ada kasus yang terkesan di panjangkan tetapi kurang menegangkan karena bukti sudah terpampang jelas, ini hanya bagaimana kelihaian seorang Rudd berusaha untuk meringankan hukuman.

It`s recommended for me.
8/10

Written by Finn. R
FB : vinhramdhansetiawan@yahoo.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Ghost Fleet

Review Ghost Fleet Author : P.W Singer, August Cole ISBN : 978-602-441-076-6 Penerbit : Mizan Pustaka, PT Jenis Cover : Soft Cover Kategori : Action, techno, thriller Jumlah hal : 544 “Peter Singer dan August Cole menyajikan kemungkinan mengerikan tentang perang yang bisa saja terjadi di masa depan, Blueprint mengejutkan tentang perang di masa depan, karena itu perlu dibaca sekarang!” Laksamana James Stavridis, USN (Ret) ; Komandan Sekutu Tertinggi NATO 2009-13 Ulasan Ghost Fleet menawarkan kisah action techno thriller yang cepat, setiap bab nya akan berpindah-pindah tempat dan menggambarkan teknologi perang dengan sangat detail, terkadang mengingatkan saya akan novel-novelnya Frederick Forsyth. Dunia masih terbagi dua, kali ini fokus pada pertempuran antara Amerika Serikat vs China - Rusia, dan di masa depan perang sudah bukan di tiga matra lagi, tetapi (bisa) empat yaitu udara, darat, laut, dan ruang angkasa. Stasiun di luar bumi tersebut juga mulai dipersenjatai diam-d...

Review The Pretty Girls

Review The Pretty Girls Author : Karin Slaughter No ISBN : 9786020628189 Jenis Cover : Soft Cover Jumlah Hal : 470 Kategori : Misteri Thriller/Suspense Judul terjemahan : Putri Putri Cantikku Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Ulasan Novel ini memiliki narasi dan bab yang panjang-panjang, terfokus pada dua karakter utamanya Claire & Lidya. Terutama Claire yang di tengah segala keterbatasannya sebagai wanita biasa, ia selalu mencoba mencari cara dalam setiap permasalahan hidupnya dan keluar dari bahaya. Claire bisa dibilang tokoh yang lebih dominan, saat harus menghadapi mantan suaminya yang seorang psikopat dan terlibat dalam jaringan pornografi internasional, ia juga banyak berprasangka dengan menciptakan suatu narasi yang menyesatkan atau unreliable narrator serta teknik foreshadowing dengan memberikan sebuah ide/gagasan atau clue, menjadi ciri khas literasi yang biasa digunakan untuk membangun atmosfir ketegangan yang semakin bertambah dan tensi yang penuh d...

Review The Life We Bury by Allen Eskens

Author : Allen Eskens ISBN : 9786023852987 Penerbit : Noura Books Publishing Tahun terbit : Nov-2017 Cover : Soft Cover Kategori : Fiksi – Thriller Suspense Origin : Amerika Serikat Terjemahan : Indonesia Joe Talbert adalah tokoh utamanya, ia seorang mahasiswa yang tengah menyelesaikan studinya, dengan menggunakan POV-1 atau sudut pandang orang pertama, yaitu “aku. Dia punya kakak (Jeremy) yang autis, ibunya yang pecandu alkohol, serta kenalan seorang wanita cantik bernama Lila Nash yang ikut membantunya dalam membangun kasus yang menerpa mantan veteran perang Vietnam Carl Iverson. Di masa lalu, Carl dituduh membunuh seorang gadis pemandu sorak tiga puluh tahun yang lalu. Plot ceritanya dibangun dengan cepat, beralur maju dan bersetting tempat di Minnesota dan sebagian kecil di Iowa pada musim dingin/salju. Jalan ceritanya simpel dan diurai satu persatu dengan memainkan sedikit puzzle untuk merangsang pembaca berpikir. Konflik keluarga Joe Talbert dibangun dengan penuh e...