#reviewthesilkworm
Seri kedua dari Cormoran Strike Series oleh Robert Galbraith, buku ini jauh lebih keras dari buku ke pertamanya "The Cuckoo`s Calling"
Inti jalan ceritanya adalah pembunuhan sadis terhadap seorang penulis narsistik medioker bernama Owen Quine, tubuhnya mati dalam keadaan terikat dengan perut dibelek dan ususnya hilang, lalu orang-orang yang berada dalam lingkaran kepenulisannya pun menjadi tersangka, semua karena novel nya berjudul Bombyx Mori yang saat itu belum diterbitkan sudah mendapat kecaman dan tentangan dari orang-orangnya dijaringan Penerbit karena berisi penghinaan dalam tokoh-tokoh ganjil yang diciptakan oleh Owen sendiri, dan hebatnya lagi setiap orang memiliki motif untuk membunuhnya membuat saya jujur saja sangat sulit menebak siapa pembunuh sebenarnya.
Berikut adalah daftar tersangka.
1. Leonora Quine, istri Owen Quine. Sakit hati berkepanjangan karena perilaku suaminya yang pemarah serta selingkuh dengan muridnya sendiri Kath.
2. Elizabeth Tassel, penulis gagal yang memiliki hubungan aneh dengan Owen, terakhir ia bertengkar hebat di sebuah restoran dengan Owen.
3. Daniel Chard, CEO Chard Ropper,memahami anatomi tubuh manusia, jarang bergaul, belakangan diketahui ia seorang gay.
4. Michael Fancourt, penulis sosiopat, istrinya bunuh diri karena diolok-olok oleh Owen dalam salah satu novelnya.
5. Kathryn Kent, penulis indi dan anak murid Owen Quine, memiliki akses langsung terhadap Owen dan mengetahui kebiasaan penyimpangan seksual Owen.
6. Jerry Waldegrave, editor Owen yang paling baik hati, penenggak alkohol
7. Nina Lascelles, wanita yang punya hubungan spesial dengan Strike sang detektif, serta akses ke orang-orang penerbit.
Beberapa bagian favorit saya adalah :
Keseharian Strike diatas loteng sambil nonton bola, makan mie. Merokok sembari memecahkan kasus.
Sesi Gore & Violent saat mayat Owen Quine ditemukan
Hubungan affair Nina Lascelles dengan Strike
Trik-trik pengintaian yang diajarkan Strike kepada asistennya Robin Ellacott
Adegan action kebut-kebutan taksi yang dikendarai Robin saat berhadapan dengan sang pembunuh.
Adegan membosankan/mengganggu dalam buku ini :
Pengulangan wawancara dengan terduga yang diulang-ulang dengan bahasan yang sama.
Terlalu banyak tokoh, banyak bagian yang lupa dan harus membalik kembali halaman-halaman sebelumnya.
Menggunakan trik yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya, yaitu The Cuckoo`s Calling berupa wawancara panjang lebar dan terkadang monoton.
Buat saya pribadi. Novel ini (The Silkworm) saya habiskan dalam waktu 14 hari, sementara The Cuckoo`s Calling hanya 6 hari, keseruan dan ketegangan di buku ini bertambah namun beberapa trik gaya bercerita dan investigasi ala di seri pertama masih banyak dipakai di buku ke dua ini.
For me it`s 8,8/10
Rekomendasi bagi para penggemar Drama, Thriller, dan Suspense.
Seri kedua dari Cormoran Strike Series oleh Robert Galbraith, buku ini jauh lebih keras dari buku ke pertamanya "The Cuckoo`s Calling"
Inti jalan ceritanya adalah pembunuhan sadis terhadap seorang penulis narsistik medioker bernama Owen Quine, tubuhnya mati dalam keadaan terikat dengan perut dibelek dan ususnya hilang, lalu orang-orang yang berada dalam lingkaran kepenulisannya pun menjadi tersangka, semua karena novel nya berjudul Bombyx Mori yang saat itu belum diterbitkan sudah mendapat kecaman dan tentangan dari orang-orangnya dijaringan Penerbit karena berisi penghinaan dalam tokoh-tokoh ganjil yang diciptakan oleh Owen sendiri, dan hebatnya lagi setiap orang memiliki motif untuk membunuhnya membuat saya jujur saja sangat sulit menebak siapa pembunuh sebenarnya.
Berikut adalah daftar tersangka.
1. Leonora Quine, istri Owen Quine. Sakit hati berkepanjangan karena perilaku suaminya yang pemarah serta selingkuh dengan muridnya sendiri Kath.
2. Elizabeth Tassel, penulis gagal yang memiliki hubungan aneh dengan Owen, terakhir ia bertengkar hebat di sebuah restoran dengan Owen.
3. Daniel Chard, CEO Chard Ropper,memahami anatomi tubuh manusia, jarang bergaul, belakangan diketahui ia seorang gay.
4. Michael Fancourt, penulis sosiopat, istrinya bunuh diri karena diolok-olok oleh Owen dalam salah satu novelnya.
5. Kathryn Kent, penulis indi dan anak murid Owen Quine, memiliki akses langsung terhadap Owen dan mengetahui kebiasaan penyimpangan seksual Owen.
6. Jerry Waldegrave, editor Owen yang paling baik hati, penenggak alkohol
7. Nina Lascelles, wanita yang punya hubungan spesial dengan Strike sang detektif, serta akses ke orang-orang penerbit.
Beberapa bagian favorit saya adalah :
Keseharian Strike diatas loteng sambil nonton bola, makan mie. Merokok sembari memecahkan kasus.
Sesi Gore & Violent saat mayat Owen Quine ditemukan
Hubungan affair Nina Lascelles dengan Strike
Trik-trik pengintaian yang diajarkan Strike kepada asistennya Robin Ellacott
Adegan action kebut-kebutan taksi yang dikendarai Robin saat berhadapan dengan sang pembunuh.
Adegan membosankan/mengganggu dalam buku ini :
Pengulangan wawancara dengan terduga yang diulang-ulang dengan bahasan yang sama.
Terlalu banyak tokoh, banyak bagian yang lupa dan harus membalik kembali halaman-halaman sebelumnya.
Menggunakan trik yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya, yaitu The Cuckoo`s Calling berupa wawancara panjang lebar dan terkadang monoton.
Buat saya pribadi. Novel ini (The Silkworm) saya habiskan dalam waktu 14 hari, sementara The Cuckoo`s Calling hanya 6 hari, keseruan dan ketegangan di buku ini bertambah namun beberapa trik gaya bercerita dan investigasi ala di seri pertama masih banyak dipakai di buku ke dua ini.
For me it`s 8,8/10
Rekomendasi bagi para penggemar Drama, Thriller, dan Suspense.


Komentar
Posting Komentar